Berangkat dari visi dan misi SMA Lazuardi GCS, yaitu masyarakat berbudaya luhur berlandasan kebajikan, welas asih, dan kebahagiaan spiritual, SMA Lazuardi GCS mengadakan kegiatan In-Field Camp sebagai pembekalan bagi para siswanya untuk memiliki kecakapan hidup di masyarakat.

Pada tahun ini, kegiatan In-Field Camp diselengarakan di Kampung Babakan Sabrang, Kampung Ginjring, dan Kampung Cilangkap yang berlokasi di Desa Babakan, Ciseeng, Kabupaten Bogor pada 21 – 25 Agutus 2023.

Ketua In-Field Camp 2023, Lia Mulianingsih mengatakan, kegiatan In-Field Camp yang diikuti 52 siswa kelas XII tersebut, memberikan kesempatan bagi para siswa untuk menempa diri dan mengasah kepekaan dengan terjun langsung ke masyarakat desa. Selama 6 hari, para siswa tinggal bersama induk semang untuk melakukan kegiatan harian sesuai mata pencarian induk semang dengan kesungguhan hati.

Aktivitas yang dilakukan para siswa selama di Desa Babakan, Ciseeng antara lain bekerja di kebun, peternakan, membuat dan menjual kue basah, belajar membuat keset, berjualan sayuran, membuat dan menjual nasi uduk, sampai menjadi guru ngaji, TK dan guru Madrasah Ibtidaiyah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa memiliki cara pandang hidup yang baru, memunculkan empati sosial, mensyukuri kehidupan mereka, dan memiliki kecakapan hidup yang baik, serta memberikan pendidikan kewirausahaan (entrepreneurship) bagi para siswa. Hal ini sesuai dengan tema yang diusung yakni, ‘Lazuardi in Action’.

“Harapan kami setelah mengikuti kegiatan In-Field Camp ini, anak-anak dapat belajar bahwa bisa jadi tidak akan selamanya mereka hidup dalam zona aman dan nyaman seperti yang selama ini mereka dapatkan di dalam keluarga masing-masing. Ada saatnya mereka harus menghadapi kondisi yang sangat berbeda, tetapi tetap harus mereka hadapi dan jalani. Selain itu kami berharap, anak-anak dapat menambah rasa syukur atas apa yang telah mereka dapatkan dalam hidupnya dan semakin menghargai setiap jerih payah dari orang-orang di sekitarnya yang begitu sangat menyayangi dan mencintainya”, ucapn Lia.

Setiap peserta In-Field Camp memiliki kesan yang kuat dari apa yang telah mereka alami selama seminggu.

“Selama tinggal sama induk semang rasanya seru banget, aku dan temanku diberi tempat tinggal yang cukup banget, makanan yang mereka sediakan juga enak banget. bisa ngerasain kerja bareng mereka, ngambil rongsokan keliling komplek. Di komplek sana aku kenal banyak orang yang baik-baik banget, mau membantu saya dan temanku serta induk semang aku dalam bekerja. Selain itu, aku dan partnerku juga membantu Gipa (anak induk semang kami) dalam mengerjakan tugas dia di rumah. Semoga suatu saat aku bisa berkunjung lagi ke sana”, ucap Jilly sebagai salah satu peserta In-Field Camp.

Sumber : http://indonesiadaily.net/

0